SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KEJAKSAAN NEGERI KETAPANG.   JIKA ANDA MENEMUKAN ADANYA PELANGGARAN TERHADAP PELAYANAN KAMI BERUPA PUNGLI SILAHKAN HUBUNGI KE 0812-5625-8001
Home / Berita / Pemusnahan barang bukti dari hasil tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Ketapang

Pemusnahan barang bukti dari hasil tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Ketapang

Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-60, Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang melaksanakan berbagai kegiatan termasuk di antaranya pemusnahan barang bukti terhadap tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap.

Sejumlah barang bukti yang dimusnahkan diantaranya berupa Narkoba jenis sabu, ekstasi, ganja, minuman keras serta paruh burung enggang.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ketapang Dharmabella Tymbasz mengatakan kegiatan pemusanahan barang bukti merupakan rangkaian dari pelaksanaan HBA ke-60 tahun 2020.

“Hari ini bidang barang bukti melakukan pelaksanaan pemusnahan terhadap barang bukti mulai dari Narkoba, senjata tajam, minuman keras hingga paruh enggang,” kata Dharmabella usai kegiatan di halaman Kantor Kejari Ketapang, Selasa (21/7/2020).

Pemusnahan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap ini dilakukan dengan beberapa cara di antaranya memblender barang bukti Narkoba seperti sabu, ekstasi hingga ganja.

Kemudian membakar dan melindas barang bukti lainnya menggunakan alat berat.

“Sebelum pemusnahan kita terlebih dahulu melakukan pengecekan keabsahan barang bukti Narkoba dengan melibatkan pihak Bea Cukai. Ini kita lakukan guna memastikan barang bukti memang benar asli,” ungkapnya.

Lebih lanjut Dharmabella menegaskan komitmen untuk terus memberantas peredaran Narkoba sesuai dengan tugas fungsi pihaknya.

Di antaranya dengan rutin melakukan penyuluhan hukum ke sekolah-sekolah melalui bidang intelejen.

“Serta kita komitmen untuk memberikan tuntutan tinggi bagi para pelaku khususnya pengedar Narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Ketapang Lasido Panjaitan mengatakan barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti berbagai kasus tindak kejahatan periode Agustus 2019 hingga Juni 2020 dengan total terpidana sebanyak 78 orang.

“Untuk barang bukti yang dimusnahkan ada Narkoba jenis sabu seberat 268 gram, ekstasi 26 butir, ganja 3,6 gram, 75 botol miras, dua pucuk senjata api lantak, enam paruh enggang dan dua kardus obat-obatan,” ujarnya.

Sementara itu pada kegiatan tersebut hadir juga Kepala Lapas Kelas II B Ketapang, Perwakilan Polres Ketapang, Polres Kayong Utara, Pengadilan Negeri Ketapang, Dinas Kesehatan serta Bea Cukai Ketapang

About admin

Check Also

kegiatan pemancangan tiang pancang untuk pembangunan kegiatan Posko Bencana Karhutla

Jum’at 24 juli 2020melaksanakan kegiatan pemancangan tiang pancang untuk pembangunan kegiatan Posko Bencana Karhutla.Kegiatan ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *