SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KEJAKSAAN NEGERI KETAPANG.   JIKA ANDA MENEMUKAN ADANYA PELANGGARAN TERHADAP PELAYANAN KAMI BERUPA PUNGLI SILAHKAN HUBUNGI KE 0812-5625-8001
Home / Berita / KEGIATAN EKSEKUSI PIDANA DENDA DENGAN NILAI 1 MILIAR RUPIAH ATAS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI KETAPANG

KEGIATAN EKSEKUSI PIDANA DENDA DENGAN NILAI 1 MILIAR RUPIAH ATAS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI KETAPANG

KEGIATAN EKSEKUSI PIDANA DENDA DENGAN NILAI 1 MILIAR RUPIAH ATAS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI KETAPANG NOMOR 71/PD.B/LH/PN KTPTANGGAL 9 JULI 2020

Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang melakukan eksekusi putusan Pengadilan Negeri (PN) Ketapang tentang Pidana Denda yang dijatuhkan kepada PT Putra Sari Lestari (PSL) sesuai dengan putusan nomor : 71/KEP/B/LH/2020 PN Ketapang tanggal 09 Juni 2020, Selasa (11/08/2020) sekitar Pukul 13.00 WIB.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ketapang, Dharmabela Timbazs melalui Kasi Pidum Hiras Naenggolan, membenarkan bahwa hari ini pihaknya melaksanakan eksekusi putusan Pengadilan Negeri Ketapang terhadap PT PSL dengan pidana denda Uang sebesar 1 Miliar sesuai Putusan Pengadilan Negeri Ketapang Nomor : 71/KEP/B/LH/2020 PN Ketapang tanggal 09 Juni 2020.

“Hari ini kita melakukan eksekusi pidana denda yang dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Ketapang terhadap PT PSL,” ujar Kasi Pidum Selasa (11/08/2020) saat membuka kegiatan press release di ruang aula Kejaksaan Negeri Ketapang.

Ia menjelaskan, pidana denda uang 1 Miliar yang dijatuhkan kepada PT PSL dikarenakan PT PSL telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana karena kelalaiannya mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien sebagaimana dakawaan penuntut umum.

“Dalam hal ini, PT PSL terbukti melanggar ketentuan Pasal 99 Ayat (1) juncto Pasal 116 Ayat (1) huruf a UU RI Nomor 32 tahun 2009, tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, dan peraturan Mahkamah Agung Nomor 13 tahun 2016, tentang tata cara penanganan perkara tindak pidana oleh korporasi, serta UU Nomor 8 tahun 1981 tentang hukum acara pidana,” jelasnya.

Sementara itu, Bidang Keuangan PT PSL, Miftahul Riski mengakui kedatangan pihaknya ke Kejaksaan Negeri Ketapang dalam rangka memenuhi putusan Pengadilan Negeri Ketapang untuk memenuhi eksekusi pidana denda.

“Kehadiran kami hari ini untuk memenuhi eksekusi Kejari Ketapang yaitu membayar pidana denda uang sebesar 1 Miliar sesuai putusan PN Ketapang,” akunya.

Untuk diketahui, uang yang diserahkan oleh PT PSL sebagai pidana denda sebesar 1 Miliar kepada pihak Kejari Ketapang selaku eksekusi, telah diserahkan kepada negara melalui pihak Bank Mandiri yang hadir dan sempat menghitung sejumlah uang tersebut

About admin

Check Also

Pemusnahan barang bukti dari hasil tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Ketapang

Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-60, Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang melaksanakan berbagai kegiatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *